Keuangan

Hati-hati Sekarang, Berkendara Mobil Kebut-kebutan di Tol Jakarta Bisa Kena Tilang

Polda Metro Jaya saat ini telah menyiapkan tilang elektronik di jalan tol untuk para pelanggar lalu lintas. Untuk menerapkan nya, maka kepolisian akan bekerjasama dengan badan pengatur jalan tol atau BPJT, Jasa Marga, dinas perhubungan dan juga kejaksaan.

 Kombes Sambodo Purnomo Yogo selaku direktur lalulintas Polda Metro Jaya mengatakan jika penilangan elektronik ini akan dikoordinasikan kembali saat rapat dengan jajaran yang berhubungan pada Selasa (29/3/22).

 “hari Selasa ini kita akan mengadakan rapat koordinasi dengan semua stakeholder mengenai penegakan hukum dengan memakai kamera E-TLE pada jalan tol,” ungkap Sambodo.

 Selain itu, Sambodo juga menilai rapat ini dikhususkan untuk meminimalisir pelanggaran yang biasa terjadi di jalan tol. Tetapi, tidak akan mengurangi kenyamanan untuk pengemudi. Tetapi, terkait dengan info lengkapnya nanti akan disampaikan setelah rapat tersebut.

 Selanjutnya, pengendara mobil pada April 2022 harus memperhatikan batas dari kecepatan jika melintasi jalan tol. Untuk pengendara yang sering kebut Kebutan maka dapat dipastikan akan di tilang. Hal tersebut dilakukan sesudah Korlantas Polri memasang kamera di beberapa titik yang ada di jalan tol, gune mengintai para pengendara yang seringkali, memacu kendaraannya dengan cepat.

 Brigjen Aan Suhana selaku Dirgakkum Korlantas Polri mengungkapkan, Korlantas Polri nantinya akan berlakukan bilang elektronik atau E TLE (Electronic Traffic Law Enforcement) di jalan tol mulai dari awal bulan April 2022.

 Menurut Aan, ada dua jenis pelanggaran yang akan menjadi incaran dari tilang elektronik yang satu ini. Pertama, pelanggaran pada kecepatan pada jalan tol dan kedua, truk over dimension over loading atau ODOL.

 Setelah mengetahui hal tersebut, ada baiknya Anda harus berjaga-jaga mulai saat ini. Tetapi, bila Anda terkena tilang maka terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurus bilang tersebut seperti berikut ini.

Tilang elektronik

Cara Mengurus Tilang Elektronik

Telah diterapkannya tilang elektronik membuat Anda harus berjaga-jaga dan mengetahui mekanisme, cara mengurus tilang elektronik, sampai tahap pembayaran denda agar kendaraan Anda tidak terblokir. Nah, berikut ini beberapa caranya yang perlu Anda ketahui.

1. Jenis pelanggaran tilang elektronik

Untuk kendaraan bermobil, jenis pelanggaran E TLE ini membidik para pengendara yang memakai handphone ketika menyetir, pelanggaran rambu dan marka jalan, tidak memakai sabuk pengaman, melawan arus, menerobos lampu merah dan lainnya.

 Lalu, untuk para pengguna sepeda motor yaitu tidak memakai helm, memakai plat palsu, bermain handphone, dan melanggar marka dan rambu lalu lintas.

2. Memverifikasi identitas

Sesudah pelanggaran tersebut direkam oleh CCTV, maka polisi langsung mengecek identitas dari kendaraan tersebut melalui database registrasi kendaraan bermotor dengan estimasi waktu 3 hari.

3. Mengirimkan surat tilang pada pengendara

Sesudah itu, maka petugas akan mengirimkan surat tilang yang mencantum foto atau bukti pelanggaran, nama pemilik kendaraan, alamat pemilik, jenis kendaraan, jenis pasal yang telah dilanggar dan juga masa berlaku kendaraan tersebut.

 Selain itu, pada surat tersebut juga berisikan petunjuk untuk cara konfirmasi dan juga tanggal untuk mengkonfirmasinya.

4. Pemilik kendaraan melakukan sidang

Jika surat tilang telah diterima oleh pemilik kendaraan, maka mereka wajib mengklarifikasi. Cara untuk klarifikasi dapat dilakukan dari online maupun manual.

  • Cara pertama yang bisa dilakukan yaitu mereka dapat langsung berkunjung ke giro atau posko ETLE yang ada di Subdit Gakkum Polda Metro Jaya. Pelayanan dibuka mulai dari hari Senin sampai Jumat pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Lalu, untuk di hari sabtu pelayanan tersedia dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB saja.
  • Jika Anda ingin melakukannya secara online, maka Anda dapat berkunjung pada website resmi dari ETLE. Masukan sama polisi kendaraan milik Anda dan juga kode referensi pelanggaran yang telah diberikan.

Para pelanggar akan diberikan waktu selama lima hari untuk melakukan konfirmasi ini. Konfirmasi ini maksudnya yaitu hak jawab untuk para pemilik kendaraan tentang pelanggaran akan nama kendaraan yang diberikan sanksi.

5. Membayar denda tilang

Bila telah melakukan seluruh prosedur kalau fixasi pada poin sebelumnya, maka Anda akan memperoleh surat tilang biru menjadi bukti pelanggaran dan juga kode BRI virtual atau BRIVA untuk dapat melakukan pembayaran denda tersebut melalui bank BRI terlekat yang ada di wilayah anda. Supaya terhindar dari denda tilang ini maka Anda wajib berkendara sesuai dengan aturan dan juga undang undang yang sudah ditetapkan.

Nah, itu tadi  ulasan mengenai tilang elektronik yang mulai diberlakukan di beberapa wilayah yang ada di Indonesia dan juga cara untuk membayar tilang elektronik yang perlu anda ketahui. Agar tidak terkena bilang, maka Anda harus berkendara dengan baik dan benar. Jangan lupa pula ikuti rambu-rambu lalin tas yang telah dipasang.