Sera Serbi

Pengertian Pencitraan dan Bagaimana Memakainya untuk Membangun Aura Positif

Pencitraan atau personal branding merupakan sebuah usaha yang seseorang lakukan untuk menggambarkan dirinya menjadi sangat baik maupun buruk di hadapan publik. 

Dikutip dari FIMELA.com, Rene Suhardono selaku Career Coach mengungkapkan bahwa “Yang salah bukanlah dari pencitraannya namun oknum yang menjadikan pencitraan palsu lah yang patut disalahkan. Kemudian pencitraan bisa menjadi salah bila ada seseorang yang melakukan pencitraan secara palsu dengan menunjukkan suatu hal yang sangat berbeda dengan keadaan aslinya”. 

Pencitraan tidaklah seperti itu, pencitraan merupakan pembuktian untuk kualitas diri sesuai dengan skill yang akan lebih bagus jika dijalani secara konsisten atau dalam jangka waktu yang lama. Pencitraan pada konteks positif sering disebut dengan personal branding. 

Istilah Pencitraan Berdasarkan Para Ahli 

  • Frank Jefkins 

Frank Jefkins dalam Soemirat dan Ardianto (2007:114), mengatakan bahwa pencitraan merupakan kesan individu atau seseorang mengenai suatu hal yang muncul menjadi hasil dari pengalaman dan pengetahuannya. 

  • Suharta Abdul Manjid

Menurutnya pencitraan adalah sebuah gambaran yang dibentuk oleh masyarakat (pelanggan atau konsumen) mengenai baik maupun buruknya perusahaan. 

  • Philip Kotler 

Philip Kotler (2009:299) mengungkapkan jika pencitraan merupakan sebuah ide, keyakinan, dan kesan yang dimiliki dari setiap manusia akan suatu objek. 

Pengertian Pencitraan dan Bagaimana Memakainya untuk Membangun Aura Positif

Nilai dari Personal Branding 

Personal branding atau pencitraan sekarang bisa diartikan menjadi anggapan di publik, persepsi, kesan, karakter dan kredibilitas. Para oknum yang melakukan pencitraan ini adalah mereka yang tidak mempunyai value atau nilai maupun tidak bermakna jika hanya didasarkan pada kepalsuan guna menggiring opini publik. 

Pencitraan tidak selalu berkaitan dengan hal-hal negatif sebab pencitraan yang didasarkan pada value, nilai atau makna dapat menguntungkan para pelakunya. Kesan pencitraan yang positif dapat dikatakan sebagai personal branding. Usaha memperlihatkan identitas khas diri yang sesungguhnya. 

Keuntungan Pencitraan untuk Membangun Aura Positif 

Pencitraan atau personal branding merupakan sebuah nilai atau value yang sangat berguna dalam dunia pekerjaan dan bisa membangun aura positif yang baik. Berbagai hal yang berhubungan dengan aktifitas sehari-hari dapat lebih mudah untuk dilakukan. 

Philip Kotler mengatakan bahwa pencitraan merupakan seperangkat kesan, ide, dan keyakinan yang dimiliki seseorang akan sebuah objek. Hal tersebut sesuai seperti ungkapan dari penyiar radio, Ivy Batuta mengutip dari FIMELA.com. 

“Personal branding merupakan apa yang seseorang pikirkan tentang kita. Kita baik atau tidak kan orang lain yang menilai, apakah kita memiliki reputasi yang meyakinkan, bagus dan bisa diandalkan,” jelasnya. 

Cara Membangun Aura Positif dari Pencitraan 

  • Perkenalkan diri dengan nama asli di seluruh platform 

Sebuah hal yang sangat sederhana dan dapat Anda lakukan untuk membangun aura positif dari pencitraan atau personal branding yaitu nama. Orang-orang yang tertarik dengan konten di media sosial juga akan memperhatikan nama para kreator. 

Supaya semakin meningkatkan pencitraan atau personal branding, maka pakailah nama yang sama pada seluruh media sosial. Hal tersebut sangat berguna untuk mempermudah pencarian dan juga meningkatkan brand awareness dari setiap konten yang akan dibikin. 

  • Memperbarui profil media sosial sesuai persona diri 

Sesudah nama yang Anda pakai mulai terkenal, maka maksimalkan seluruh media sosial yang Anda miliki dengan membuat deskripsi yang menarik di kolom profil. Hal tersebut harus dilakukan supaya akun media sosial mempunyai persona yang kuat. 

Ada tips yang bisa Anda lakukan bila kebingungan untuk mengisi deskripsi pada kolom profil yaitu sesuaikan kalimat yang mudah untuk diingat oleh orang yang membacanya. Apabila orang-orang tertarik dengan deskripsi dari profil Anda, maka sudah pasti mereka akan mencari tahu semua konten yang Anda buat. 

  • Tentukan target audiens 

Banyak sekali muncul pertanyaan mengenai mengapa konten yang dibuat dengan sungguh-sungguh malah tidak memperoleh impresi yang baik. Kemungkinan hal tersebut terjadi sebab konten yang Anda buat tidak relevan dengan para target audiens. 

Disinilah penting sekali untuk membuat target audiens sehingga bisa semakin mengerucut dan spesifik. Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu membuat rentang umur, media perilisan yang ingin Anda gunakan dan waktu saat ingin merilis konten. 

Sesudah itu, barulah Anda dapat mengkombinasikan target audiens dengan berbagai promosi melalui media sosial yang sudah mempunyai persona. 

  • Buat strategi untuk semua konten

Telah menjadi pemandangan umum saat seorang selebgram membuat sebuah konten di sosial media. Strategi tersebut menjadi salah satu cara yang perlu Anda lakukan guna meningkatkan personal branding. 

Strategi yang bisa Anda buat dapat sekaligus mempromosikan media sosial lainnya yang Anda miliki. Bentuknya juga dapat berbagai jenis, seperti mereview, bermain game, atau hanya berinteraksi saja dengan para pengikut. 

Nah, itu dia pengertian pencitraan dan cara menggunakannya untuk membangun aura positif guna personal branding yang bisa Anda terapkan mulai sekarang. Jangan lupa untuk selalu menjadi diri sendiri agar pencitraan yang Anda buat tetap positif.